KampusMedan – Medan, Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan menerima 50 mahasiswa BIDIKMISI, karena ini sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang infrastrukturnya lengkap dan tata kelola pendidikan tinggi yang memenuhi standard pendidikan tinggi yang ideal. UHN Medan dipercayakan untuk mengelola Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (BIDIK MISI) oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Kuota yang diberikan kepada UHN adalah 50 orang dan mengalami peningkatan terus.

Hal itu dikatakan oleh Wakil Rektor III UHN Bidang Kemahasiswaan sekaligus sebagai penanggung jawab Beasiswa BIDIK MISI Dr. Ir. Sindak Hutauruk MSEE, didampingi oleh Ketua Team Pengelola Libianko Sianturi ST MT kepada media di Ruang Dr. Justin UHN Medan, Selasa (3/09/2019), saat acara penyerahan BIDIKMISI 2019 kepada semua Fakultas yang langsung diterima oleh masing–masing Dekan dari setiap Fakultas.

“Ini merupakan kepercayaan pemerintah kepada UHN Medan melalui L2DIKTI Wilayah I, Kata WR III yang merupakan jebolah Master (S2) Elektro ITB dan S3 Ilmu Lingkungan USU ini. BIDIKMISI sangat penting karena dana itu berasal dari pemerintah untuk masyarakat miskin yang punya kemampuan akademik tetapi tidak punya kemampuan finansial untuk kuliah. UHN sebagai perguruan tinggi yang mengedepankan kasih sangat serius dan concern dengan hal–hal seperti ini”, tegas Dr. Ir. Sindak Hutauruk lagi.

Menurutnya, BIDIKMISI merupakan program yang sangat penting, karena program ini akan mendukung visi dan misi pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Program BIDIKMISI ini bagi UHN juga sangat penting karena program ini murni untuk masyarakat miskin.

UHN Medan sangat consern untuk mendukung pendidikan masyarakat miskin. UHN didirikan tentu untuk semua masyarakat Sumut tanpa membedakan latar belakang suku dan agama, sekalipun UHN itu didirikan HKBP, tetapi harus berguna untuk semua masyarakat Sumut pada khususnya, dan bangsa Indonesia pada umumnya. Lima tahun terakhir ini UHN terus dipercayakan oleh Kemristekdikti untuk mengelola jumlah mahasiswa Bidik Misi saat ini ada 250 orang (data lima tahun terakhir).

“Program pengelolaan BIDIK MISI selama ini di lingkungan UHN Medan berjalan dengan bagus dan manfaatnya sudah banyak dirasakan oleh masyarakat miskin yang berprestasi. Dan yang penting diketahui oleh masyarakat, bahwa tata kelola BIDIK MISI ini sangat transparan dilakukan dan tepat sasaran. Kita terus melakukan monitoring dan pantauan secara langsung sehingga yang mendapat Beasiswa BIDIK MISI ini murni orang yang kurang mampu”,tegasnya.

Rektor UHN Medan Dr. Haposan Siallagan SH MH sangat berharap program BIDIK MISI ini terus dilakukan untuk membuka akses pendidikan tinggi yang bermutu yang sebesar-besarnya pada masyarakat miskin . “Pendidikan adalah bahasa universal untuk membebaskan manusia dari semua keterbelakangan. Dalam rangka membebaskan masyarakat dari kebodohan, kemiskinan, dan ketertinggalanlah UHN ada di Sumatera Utara”, tegas Rektor yang juga merupakan salah satu tokoh pendidikan ini Sumatera Utara ini.(REL/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.