KampusMedan – Medan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IBBI (STIE IBBI) Medan bekerjasama dengan Penerbit Erlangga, Sabtu 27 Juni 2020 mengadakan Webinar dengan tema “Is Covid -19 Pandemic The Most Influencing Factor in Changing Life to New Normal”. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Bernard Widjaja MM. Selain menjabat sebagi guru besar, alumnus UGM dan Unpad ini aktif dalam Business Development Martina Berto, Tbk.

Acara dipandu oleh moderator Hasrul Siregar SE MSi, yang juga Ketua LPPM STIE IBBI Medan. Acara webinar dihadiri oleh Ketua STIE IBBI Prof. Dr.Amrin Fauzi, dosen-dosen STIE IBBI serta mahasiswa/i dan masyarakat umum lainnya, jumlah peserta sangat fantastis mencapai 241 peserta.

(atas-bawah): Dr.Lusiah SE MM (Wakil Ketua I STIE IBBI), Hasrul Siregar SE MSi (moderator), Prof. Dr. Ir. Bernard Widjaja MM (narasumber) dan peserta lainnya

Narasumber memaparkan, bahwa banyak sekali terjadi perubahan-perubahan dalam kehidupan pasca pandemic Covid-19, baik kehidupan sosial maupun kehidupan berbisnis. Dalam paparan tersebut narasumber menjelaskan panjang lebar tentang perubahan-perubahan yang terjadi dalam view marketing, pelaku bisnis harus mampu menganalisis perubahan tersebut, dan tentunya bereaksi atas perubahan tersebut. Perusahaan membuka pintu lebar-lebar untuk mendesign penjualan online semenarik mungkin dan bahkan merubah 360 derajat strategi pemasarannya.

Diawal pemaparan narasumber memovitasi kita agar jangan menyerah, karena tingkat konsumsi di Indonesia masih tinggi yang mampu menggerakkan pendapatan nasional, “ selagi masih ada daya beli ekonomi akan bergerak naik, jangan kuatir “. Disamping itu bangsa Indonesia memiliki beberapa kekuatan yang dapat dibanggakan yang dapat dijadikan modal kebangkitan : Sosiality, Adaptability, Durability. Masyarakat Indonesia memiliki hubungan tolong menolong yang kuat, mampu beradaptasi seberapa kuatpun persoalan yang dihadapi dan yang paling membanggakan, kita mempunyai daya tahan yang tinggi. Kekuatan-kekuatan itu menjadi daya dorong untuk membangkitkan perekonomian yang sedang terpuruk ini.

Optimisme lainnya menurut narasumber, bahwa pemerintah mempunyai perhatian yang serius terhadap UMKM. Sektor UMKM menjadi sektor yang paling utama yang harus digerakan, karena sangat berkaitan dengan jumlah tenaga kerja yang besar. Diakhir paparannya, narasumber berpesan jadikan Covid-19 sebagai trigger untuk bangkit kembali.

Dalam sesi tanya jawab, Dr. Andriasan Sudarso SE MM bertanya bagaimana mengelola outsourcing tenaga kerja pada masa Covid-19, permintaan tenaga kerja jatuh mendadak dan sangat signifikan. Dari hasil kesimpulan penjelasan narasumber menyatakan, bahwa perlu dilakukan system shift, dirumahkan sementara dengan potongan gaji dan pesan yang sangat baik adalah jangan langsung PHK. Sektor perhotelan akan meningkat tajam pasca Covid-19, mungkin akan over demand, bisnis outsourcing akan bergairah lagi.

Pertanyaan lainnya yang sangat menarik dari salah seorang mahasiswi tentang sulitnya mencari pekerjaan pada masa pandemi, karena keahlian yang belum mumpuni disamping tenaga kerja yang sudah ada bahkan kena PHK. Tentu pertanyaan ini sangat sulit untuk dijawab. Pesan narasumber Be-Entreprenurship, jadilah wirausaha. Wirausaha menjadi pilihan utama, kembangkan ide berkonten lokal.(REL/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.