KampusMedan – Medan, SMK Swasta Parulian 3 Medan kembali memberangkatkan siswanya magang ke perusahaan otomotif ternama di kawasan Medan sekitarnya. Program magang ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan sekolah ini, dalam upaya meningkatkan ketrampilan dan sikap siswa dalam praktek di lapangan.

Demikian dikemukakan Kepala Sekolah SMK 3 Parulian Medan, Onny Sinaga kepada kampusmedan.com, Senin (1/7/2019). Menurutnya pemberangkatan magang kali ini untuk periodeJuli, Agustus, September 2019 ke Auto2000 SM. Raja, Auto2000 Amplas, Auto2000 Tanjung Morawa, Suzuki, Wuling Motor, Sumatera Berlian Motor, perusahaan alat berat Traktor Nusantara, Indako Simpang Limun (dealer dan bengkel sepeda motor Honda), dan Yamaha Alfa Scorpii (dealer dan bengkel sepeda motor Yamaha). “Semoga program magang ini berjalan dengan lancar, kami minta kepada seluruh siswa kami supaya tetap semangat semuanya dan tetap menjaga disiplin. Mereka dibimbing guru-guru kita yang sudah berpengalaman, seperti Riki Matanari ST, Untung Rajagukguk, Hardi Rocardo Hutabarat ST dan Togu Dongan Siregar”,ujarnya.

Ditanya soal pengalaman siswanya yang sebelumnya melakukan program magang di sejumlah bengkel otomotif ternama di Medan sekitarnya, Onny Sinaga mengatakan pengalamannya bertambah, ilmu otomotifnya berkembang, sikapnya semakin dewasa, relasi bertambah. “Di lapangan mereka dapat banyak memperoleh pelajaran, selain pengalaman di bidang otomotif tentu mereka belajar pentingnya saling menghargai , disiplin waktu. Mereka bisa lihat langsung bagaimana bersikap dari mekanik handal di tempat mereka magang”,tambahnya.

Seperti diceritakan salah seorang guru produktif, Riki Matanari ST sebelumnya, sebagai jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), siswa SMK Parulian 3 Medan yang berlokasi di Jln. SM Raja Km 7,5 No 44 Medan sudah terbiasa mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang di sejumlah industri otomotif, selain praktik di sekolah dan mendapat pendidikan di kelas.

“Pembelajaran di bengkel industri tersebut berkat kemitraan yang dibangun SMK Parulian 3 Medan dengan dunia industri tersebut. “Kita ada kelas reguler dan kelas unggulan. Siswa kelas unggulan ini lebih lama praktik di industri dibanding kelas reguler. Bermodalkan belajar di kelas, praktik di sekolah dan PKL di industri otomotif dan dibawah bimbingan guru produktif membuat siswa kita sering juara Lomba Keterampilan Siswa (LKS)”,ujarnya.(RED/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.