KampusMedan – Sidikalang, Pelajar SMP HKBP Sidikalang yang menganiaya teman sekolahnya Samuel Nainggolan (15) hingga tewas, berinisial SO (14), telah ditetapkan sebagai tersangka. SO juga sudah ditahan di sel anak Rutan Sidikalang.

Demikian disebutkan Humas Polres Dairi Iptu Donni Saleh, Kamis (6/2/2020).Donni mengatakan, kasus ini ditangani polisi langsung sebagai pelapor lantaran pembunuhan adalah delik absolut.”Mana mungkin damai? Ini kan pembunuhan.Mana mungkin tidak ditahan? Itu bisa menuai protes masyarakat, karena dirasa tidak adil,” tutur Donni.

Donni menyebut, pihaknya sudah mengantongi hasil autopsi tubuh Samuel.Namun, ia tak mampu menjelaskan.”Datanya (hasil autopsi) masih pada orang reskrim.Aku juga belum terima datanya,” ujar Donni mengakhiri.

Samuel Pandapotan Nainggolan (15), pelajar kelas 9 SMP di Sidikalang meninggal dunia dalam duel tangan kosong dengan teman satu sekolahnya berinisial SO (14), Rabu (5/2/2020. Samuel Pandapotan Nainggolan terkena tendangan lutut khas seni bela diri Muay Thai di bagian ulu hati (antara perut dan dada).Samuel sempat dilarikan ke RSUD Sidikalang. Namun nyawanya tak tertolong lagi.

Kepala SMP HKBP Sidikalang, Ungkap Simamora, didampingi Wali Kelas IX-3, Ridwan Sihombing menjelaskan, tubuh Samuel saat mereka dapati sudah dalam kondisi dingin.Padahal, menurut siswa yang melaporkan kejadian tersebut, rentang waktu selesainya perkelahian dengan kedatangan mereka di TKP tidak lama.

“Mereka berkelahi di ruang kelas.Waktu kami sampai, Samuel tergeletak di lantai.Kami pegang tangannya dingin. Langsung kami angkat ke atas meja, buka bajunya, buka ikat pinggangnya, dan buka sepatunya. Kami coba berikan pertolongan pertama, Melihat Samuel tak bergerak, guru-guru panik, semua kami panik dan langsung membawa Samuel ke RSUD Sidikalang.Demi keamanan, SO langsung kami bawa ke Polres,” kata Ungkap.(TMC/MKM)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.