KampusMedan – Medan, Universitas Sumatra Utara (USU) kembali memberlakukan lockdown, sehubungan dengan terpaparnya sejumlah dosen, termasuk Rektor Runtung Sitepu, di kampus ternama tersebut. Hal itu disampaikan Rektor Runtung kepada wartawan, Jumat (24/7/2020).

“Ada beberapa dosen kita yang sudah dinyatakan positif, bahkan kemarin sore ada yang meninggal dunia, dosen Teknik Industri FT USU. Jadi, sesuai saran atau masukan dari Senat Akademik dan MWA, USU kita lockdown selama seminggu. Maka untuk keselamatan kita bersama keluarga besar USU, maka kami mengambil kebijakan untuk melakukan penutupan (lockdown) Kampus USU dari seluruh kegiatan/aktivitas terhitung 27 Juli-1 Agustus 2020,” kata Rektor USU Prof Runtung Sitepu saat dimintai konfirmasi, Jumat (24/7/2020).

Runtung mengimbau selama masa lockdown semua pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan bekerja dari rumah (WFH). Kebijakan ini, sambung mantan Dekan Fakultas Hukum ini, dilaksanakan setelah mendapat masukan dari Majelis Wali Amanat (MWA) USU.Ditanya soal berapa dosen USU yang terpapar Covid-19, Runtung belum memberikan jawaban.

Sebelumnya, area kampus USU juga sempat ditutup alias di-lockdown sementara sejak Selasa (24/3) hingga Selasa (7/4). Prof Runtung sendiri sempat dinyatakan positif COVID-19.”Pak Rektor dan Ibu Wakil Rektor I, berdasarkan hasil swab, benar positif. Alhamdulillah kondisi keduanya baik-baik saja dan masih sehat (orang tanpa gejala),” kata Kepala Humas dan Protokoler USU Elvi Sumanti saat dimintai konfirmasi, Minggu (12/7).

Runtung diketahui sempat bertemu dengan Bupati Deli Serdang Ashari Tambunan, serta mengecek pelaksanaan UTBK sebelum dinyatakan positif COVID-19. Ashari pun telah mengikuti tes swab dan dinyatakan negatif COVID-19.(RED/MKM)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.