KampusMedan – Medan, Rumah Sakit Umum (RSU) Royal Prima Jalan Ayahanda Medan, bekerjasama dengan Jihandak Batalion Zipur I Dhira Dharma Kodam I Bukit Barisan, menggelar Simulasi Code Black di Lobby rumah sakit tersebut.

Simulasi tersebut dihadiri founder RSU Royal Prima DR. dr I Nyoman Ehrich Lister MKes AIFM, Komisaris Independen PT Royal Prima Dr. Heriyanti SH MKn, Direktur Utama PT Royal Prima Dr. Tommy Leonard SH MKn, Direktur RSU Royal Prima Medan dr Suhartina Darmadi MKM, Dr Ir Yusriando SH MH dan dr Winaldy serta sejumlah dokter, perawat dan tenaga medis lainnya.Pada kesempatan itu juga hadir Camat Medan Petisah M. Agha Novrian SSTP MSi, Lurah Sei Putih Barat Deni Zebua, Lurah Sei Putih Tengah Rizka Khairunnisa Lubis, dan para Kepling.

Direktur RSU Royal Prima Medan dr Suhartina Darmadi MKM didampingi Yusriando menjelaskan, simulasi ini dilakukan rutin setahun sekali.Dikatakannya, Code Black (Kode Hitam) berguna terhadap adanya Ancaman Bom yang terjadi di. misalnya kita mendapatkan laporan bahwa lokasi ini bakal di bom, maka code black harus di tekan , bertujuan untuk melakukan evakuasi, dan tidak memakan korban.

Sementara itu di tempat terpisah founder RSU Royal Prima Dr dr I Nyoman E.L MKes AIFM kepada wartawan, Sabtu (2/3) mengatakan, simulasi tersebut tujuannya untuk operasional kepada Tim Tanggap Darurat mengenai tindakan-tindakan yang harus diambil jika adanya ancaman bom. dan untuk meminimalkan timbulnya korban jiwa dan akibat fatal dari keadaan darurat.

Latihan ini menunjukkan bahwa, ketika sumber daya masnusia (SDM) para dokter, perawat, tenaga media dan lainnya dipersiapkan di RSU Royal Prima, dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan, itu dapat membantu menyelamatkan nyawa saat adanya ancaman bom.Menurut dr Nyoman, simulasi ini merupakan gerakan kesadara untuk meningkatkan kesiapan keamanan di rumah sakit, khususnyaa di RSU Royal Prima.(REL/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.