KampusMedan – Medan, Rektor Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan, Dr. Chrismis Novalinda Ginting SSiT MKes, menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya mahasiswa UNPRI tertimpah longsor di Desa Doulu Berastagi, Minggu (2/12/2018).

“Saya Rektor UNPRI beserta segenap civitas akademika menyampaikan ungkapan belasungkawa dan turut berdukacita  yang sedalam-dalamnya, atas peristiwa bencana alam tanah longsor di Desa Doulu Berastagi yang mengakibatkan adanya korban jiwa mahasiswa UNPRI. Kami mendoakan semoga korban yang meninggal dunia diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepada keluarga korban kiranya diberi kekuatan, ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini”,ujar Rektor UNPRI Medan.

Inilah keceriaan mahasiswa UNPRI Sabtu (1/12/2018), sehari sebelum peristiwa tanah longsor di Desa Doulu Berastagi, Minggu (2/12/2018)

Rektor menambahkan, pihaknya mendapatkan informasi bahwa atas inisiatif sendiri sejumlah mahasiswa UNPRI berlibur dan berwisata  ke tempat pemandian air panas di Desa Doulu Berastagi. Saat ini tim rektorat masih berada di Rumah Sakit Amanda dan Rumah Sakit Efarina untuk mendampingi korban luka yang masih dirawat di rumah sakit tersebut. Tim rektorat juga tetap berkomunikasi dengan pihak keluarga korban”,ujarnya.

Begitu mendapat informasi, para dosen yang tergabung dalam Grup WA juga tak henti-hentinya menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga korban yang meninggal, dan berharap korban luka juga segera sembuh.

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.