KampusMedan – Medan, Rektor Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes, menyatakan terkejut atas pemberitaan di media massa, ditemukannya mahasiswa Fakultas Ekonomi (FE) UNPRI yang tewas di Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten deli Serdang, Minggu (12/4).

“Kami keluarga besar UNPRI turut berdukacita yang sedalam-dalamnya, atas meninggalnya mahasiswi kami yang duduk di semester akhir tersebut.Kami berharap pihak kepolisian segera menemukan pelakunya dan memberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa orang dengan keji,”ujar Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes.

Rektor UNPRI Medan Dr Chrismis Novalinda Ginting MKes

Menurut Rektor, kasus pembunuhan mahasiswi asal Sibolga ini menjaadi pelajaran berharga bagi mahasiswa UNPRI agar kedepannya lebih berhati-hati.Seperti yang diberitakan di media, seorang wanita mengenakan celana pendek ketat warna hitam ditemukan tewas oleh warga di lokasi kawasan Laula, Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancur Batu pada hari Minggu (12/04) tepat sekira sore hari membuat warga menjadi heboh.

Informasi yang dihimpun, korban yang tewas dengan sejumlah luka pada bagian tubuhnya diketahui memiliki nama Juliana (26), salah satu mahasiswi semester tingkat akhir Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia (UNPRI- red) Medan dan korban merupakan warga asal Sibolga.

Menurut rekan korban seorang wanita yang mengaku dengan nama panggilan berinsial DN menyebutkan, korban tinggal di kos-kosan Simpang Selayang. Menurutnya lagi, saat itu adik korban Sabtu (11/04) pada malam harinya mau menjemput korban. Akan tetapi saat mau dijemput kedua nomor ponsel milik korban saat dihubungi oleh adiknya tidak aktif.(REL/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.