KampusMedan – Medan, Umat Kristen di Sumatera Utara harus punya “bargaining position” dalam Pilkada yang akan diselenggerakan di 23 Kabupaten/Kota pada tahun 2020 ini, sehingga bisa menemukan calon kepala daerah berjiwa Pancasilais, punya nasionalisme yang tinggi, mencintai keberagaman dan pluralisme dan setia pada NKRI.

Demikian ditegaskanoleh Ketua DPD Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Sumatera Utara, John Eron Lumban Gaol SE, dalam acara Webinar “Menemukan Kepala Daerah Yang Sesungguhnya Dalam Pilkada di Sumatera Utara” yang diselenggerakan oleh Lembaga Gerejawi dan Keumatan Sumatatera Utara, Senin (7/9/2020). Acara ini terselenggaran atas inisiasi tokoh masyarakat Sumatera Utara Dr. RE Naingolan MM, Pdt. R. Bambang Jonan, Pdt. Jansen Lase, Jadi Pane SPd MM, dengan Lembaga Gerejawi, Lembaga Keumatan di Sumatera Utara dan dimoderatori oleh Ir. Ronald Naibaho MSi, mantan Ketua GAMKI Sumut dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Acara ini menampilkan para pimpimnan gereja seperti Gereja HKBP, GKPI, HKI, GMI, GPI, GBI, GBKP, GKPS, BNKP dan berbagai Gereja lainnya. Dalam paparannya mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara ini dengan tegas mengatakan, Umat Kristen di Kota Medan, Serdang Bedagai, dan juga daerah lainnya punya potensi yang sangat besar. “Mereka adalah para pemilih yang sangat menetukan juga, maka apa saja aspirasi Umat Kristen misalnya seperti di Kota Medan harus terakomodir dengan baik”, tegas John Eron Lumbangaol lagi.

Secara khusus, John Eron mengatakan lagi, calon kepala daerah harus berjiwa Pancasilais, punya nasionalisme yang tinggi, mencintai keberagaman dan pluralisme, setia pada NKRI. “Mengenai aspirasi Umat Kristen, misalnya di Kota Medan umat Kristen harus punya jaminan kebebasan dalam beribadah, pendirian rumah ibadah haruslah dipermudah karena ini adalah amanat UUD 1945. Kemudian calon Walikota Medan misalnya punya konsep dan “master plan” dalam memberdayakan umat Kristen melalui APBD sebagai wujud simbiosis mutualisme dan kemitraan Gereja dan Pemko Medan”,jelasnya.

John Eron mengatakan, saat ini tantangan kita berbangsa dan bernegara sangat berat, berbagai ancaman silih berganti. “Tetapi ancaman yang sangat membahayakan adalah ancaman dari kaum intoleran dan kaum radikalisme. Untuk itu, dengan segala potensi dan kekuatan harus digunakan kepala daerah untuk mencegahnya. Artinya, PIKI Sumut dengan tegas mengatakan kita tidak boleh kalah dengan para kaum intoleran dan kaum radikal ini. Calon kepala daerah, khususunya di Kota Medan harus tegas membendung ini untuk kenyamanan dan keamanan bersama”,paparnya.

Secara khusus John Eron dalam pernyatannya mengatakan, pilihan Umat Kristen untuk calon kepala daerah adalah orangnya nasionalis, berjiwa Pancasila, punya komitmen dalam membangun rumah ibadah, memberi jaminan dalam pendirian rumah ibadah, berani melawan kaum intoleran. “Dan calon Walikota Medan juga harus melihat bahwa Umat Kristen sangat menentukan dalam pilkada ini, bukan dari segi kuantitas (jumlah) saja, tetapi kualitas sebagai wujud dari “bargaining position” kita Umat Kristen”,pungkas John Eron Lumban Gaol lagi.(REL/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.