KampusMedan – Medan, Kita harus mampu Hidup sebagai sahabat bagi semua orang, dengan menjadi sahabat kita sesungguhnya telah ‘meruntuhkan tembok pemisah’, yakni perseteruan. Seorang sahabat yang sejati punya banyak parameter dan indiaktor yang jelas. Menjadi sahabat bagi semua orang adalah hasrat ke dalam, memotivasi perubahan pada diri sendiri, terlepas dari apa pun respons orang lain.

Hal itu diungkapkan oleh Pendeta Resort HKBP Tanjung Sari Medan Pdt. Martin Manullang MTh MM, dalam kotbahnya di Natal Ama/Ina HKBP Tanjung Sari Medan di Gedung Gereja HKBP Tanjung Sari, Sabtu (21/12/2019). Pdt. Martin mengajak semua jemaat untuk menjadi sahabat bagi sesama orang yang penuh dengan kasih.

Kemudian Pdt. Martin menegaskan bahwa menjadi sahabat tentu memiliki hasrat sebagai sahabat bagi semua orang adalah cara untuk membebaskan diri dari belenggu merendahkan orang lain, kebencian pada orang lain, dan ambisi mendominasi orang lain.”Untuk bisa menajdis ahabat kita harus punya integritas. Apa yang kita ucapkan harus sesuai dengan perbuatan, tegas Pdt. Martin lagi. Saat ini banyak pergumulan yang kita hadapi dalam berbangsa dan bernegara, kemudian pada interaksi sosial banyak juga yang kita hadapi. Kita ahrus menyikapinya dengan bijaksana dan arif sesuai dengan firman Tuhan. Seseorang yang berkarakter ingin bersahabat selalu tidak melihat status sosial seseorang karena menjadi sahabat bukan persoalan untung dan rugi. Kita sudah dijadikan sahabat oleh Yesus dan kita diselamatkan oleh-Nya dengan Cuma-Cuma. Untuk itu, kasih adalah landasan dari sebuah persahabatan dan kita harus memelihara kasih diantara sesama jemaat agar kita bisa bertumbuh dan berkembang sebagai orang Kristen yang benar”,tambahnya.

Pdt Martin Manullang mengajak melalui Natal ama dan ina HKBP Tanjun Sari ini, menjadikan diri kita menjadi sahabat bagi semua orang yang penuh dengan cinta kasih, penuh dengan kepedulian. “Semoga di tahun–tahun yang akan datang, kita semakin bertumbuh memaknai hakikat sahabat yang sejati bagi sesama. Melalui perayaan Natal Ama dan Ina ini mari membangun komitmen untuk menjadi sahabat bagi semua orang yang penuh dengan kasih”, harap Pdt. Martin Manullang lagi.

Pdt. Martin Manullang mengucapkan terima kasih kepada semua panitia yang telah bekerja keras dalam menyelenggerakan acara natal ini sehingga berjalan dengan baik. Sementara Ketua Panitia Ir. B. Situmorang mengucapkan terima kasih atas dukungan semua jemaat sehingga natal Ama dan Ina HKBP Tanjung Sari Medan ini bisa berjalan dengan baik. “Natal ini bisa terlaksana dengan baik karena dukungan jemaat dan kerja keras semua panitia”, tegas Ir. B. Sutumorang lagi.

Sementara doa syafaat dibawakan oleh Pdt. Renhart IM Panjaitan, S.Th, liturgis Bibelvrouw Netti Silaban. Hadir juga Pdt. Marhehe Pasaribu STh dan para parhalado gereja. Di akhir acara panitia menyelenggerakan lucky draw, pemberian bingkisan, acara hiburan sehingga acara natal ini berjalan dengan sukses dan penuh dengan suka cita.(REL/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.