KampusMedan – Medan, Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan mengadakan kuliah umum di Aula Lantai III kampus tersebut, Jalan Hang Tuah Medan, Kamis (31/10) pagi, dengan menghadirkan Konsul Amerika Serikat (AS) untuk Sumatera dan Kepala Kantor Konsulat AS di Medan Guy Margalith.

Guy Margalith menyampaikan makalahnya tentang “Kebijakan Amerika Serikat bagi Mahasiswa Asing”.Dia mengatakan, pemerintah AS sangat mendukung mahasiswa-mahasiswa asing untuk kuliah di Amerika Serikat. “Kebijakan Amerika Serikat bagi Mahasiswa Asing adalah selamat datang (welcome) ini kebijakannya,” sebut Guy.

Dalam kesempatan itu, Guy ingin mengundang anak-anak muda semuanya ke Amerika Serikat untuk belajar. Tetapi sejujurnya, menetap di negara asing tidak terlalu mudah. Namun seperti peribahasa Indonesia, yang dikutipnya “di mana ada kemauan pasti ada jalan”,” ungkapnya.

Dia berharap akan lebih banyak pelajar dari Indonesia khusus di Kota Medan dan juga UMI Medan. “Saya hadir di sini untuk berbicara dengan teman-teman semuanya tentang kesempatan untuk belajar atau kuliah di Amerika Serikat,” jelasnya.

Guy menyampaikan, Pemerintah Amerika Serikat juga banyak memberi bantuan sebelum dan sesudah mahasiswa asing kuliah di Amerika Serikat. “Dengan adanya program “Education USA”, calon mahasiswa bisa konsultasi gratis dengan konsultan pendidikan Education USA,” tuturnya.

Dia menjelaskan, saat ini ada 1 juta mahasiswa internasional di Amerika Serikat, dan mahasiswa Indonesia yang kuliah di Amerika Serikat berjumlah 9.650 mahasiswa. “Mahasiswa internasional di Amerika Serikat juga diberi kesempatan untuk bekerja di dalam lingkungan kampus,” pungkasnya.

Acara kuliah umum tersebut dibuka Rektor UMI Medan, Drs Humuntal Rumapea MKom. Rektor UMI Medan menyampaikan, keluarga besar UMI menyambut gembira atas kedatangan Konsul AS di Medan Guy Margalith untuk memberikan kuliah umum di UMI Medan.

Rektor berharap pertemuan ini akan berlanjut sampai kepada kerja sama. “Kami memohon kepada pihak Konsulat AS bisa menjembatani kerja sama UMI dengan universitas-universitas yang ada di AS.”Secara khusus membawa nama Methodist, karena di AS Universitas Methodist juga ada beberapa yang besar. Jadi harapan kita nanti bisa melakukan pertukaran dosen, mahasiswa, studi banding dan riset atau penelitian bersama, untuk kemajuan Indonesia khususnya UMI, ” katanya.(RED/ADC/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.