KampusMedan – Medan, Kompleksitas tantangan jaman dengan adanya era Industri 4.0 dan tantangan digitalisasi dalam semua aspek kehidupan, tentu menuntut semua jemaat HKBP, khususnya HKBP Tanjung Sari harus jadi jemaat yang missioner, yang mampu mengemban apa misi Yesus sebagai amanat agung bagi kita.

Hal itu ditegaskan oleh Pendeta Resort HKBP Tanjung Sari Pdt. Martin Manullang MTh MM, pada acara pembekalan kepada Parahalado dan Keluarga, Guru sekolah Minggu yang dilakukan oleh HKBP Tanjung Sari selama dua hari di Berastagi, 3-4 Juni 2019.

Pdt. Martin Manullang yang juga Ketua PGI Kota Medan ini mengatakan, bahwa HKBP Ressort Tanjung Sari adalah penampakan tubuh Kristus didunia ini yang memiliki tugas penting atas amanat Tuhan Yesus yang mengatakan : Pergilah, jadikanlah semua bangs menjadi muridku baptislah mereka kedalam nama Allah Bapa, Anaknya Tuhan Yesus Kristus dan Persekutuan Roh Kudus. Maka untuk mewujudkan jemaat yang missioner, para Pelayan didalam gereja tersebut haruslah memiliki kualitas iman dan integritas yang tinggi.

Saat ini tambah Pdt. Martin Manullang MTh MM, kualitas iman dan integritas pelayan sangat penting, karena ini sangat menentukan mutu pelayanan yang diberikan. Gereja adalah persekutuan orang percaya, maka dalam setiap aspek pelayanan kasih Yesus yang selalu didahulukan. Martin. Pdt. Martin juga mengungkapkan, saat ini program kerja HKBP Tanjung Sari akan kita upayakan mengarah kepada penguatan dan pemberdayaan jemaat karena kehadiran kita memang untuk memberdayakan mereka agar bisa jadi jemaat yang missioner. Jemaat yang yang missioner yang kita harapkan adalah orang –orang yang bisa jadi garam dan terang dalam semua aspek pekerjaan yang mereka lakukan.

“Dengan berbuat baik, taat hukum, mengasihi orang lain, peduli kepada sesama, menghargai keberagaman, dan terus berbuah atas dasar Kasih Kristus adalah harapan kita kepada semua jemaat HKBP Tanjung Sari. Tetapi target itu bisa terwujud apabila mutu pelayanan bisa kita tingkatkan. Itulah sebabnya kita lakukan pembekalanan kepada semua parhalado dan guru sekolah minggu agar mereka punya integritas dan iman yang tinggi”, tegas Pdt. Martin Manullang lagi.

Adapun topik yang disampaikan adalah “Tohonan Sintua dan Theologia HKBP” disampaikan Pdt. Dr. Bonar Napitupulu, Ephorus Emeritus HKBP. “Manajamen Gereja di HKBP Tanjung Sari” disampaikan oleh Pdt. Martin Manullang MTh MM, Pendeta HKBP Ressort Tanjung Sari. “Membangun Karakter Kristiani dalam diri Parhalado dan Guru Sekolah Minggu” disampaikan Drs. Saut Sitompul MSi, motivator nasional dari Jakarta.

Sementara Pdt. Udur Aritonang STh MSi juga mengatakan hal yang sama, pembekelalan ini dilakukan agar semua pelayan, guru sekolah minggu di lingkungan HKBP Tanjung Sari punya visi dan misi yang sama yaitu, jemaat yang missioner bisa terwujud apabila pelayan juga punya iman dan integritas yang tinggi. Peserta pembekalan ini sebanyak 140 orang dari HKBP Tanjung Sari dan HKBP Medan Permai, sangat antusias dan penuh semangat mengikutinya. Hadir juga Pdt. Marhehe Pasaribu STh, Bibe Netty Br. Silaban.(REL/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.