KampusMedan – Medan, IMAP SUMUT (Ikatan Mahasiswa Anak Panah Sumatera Utara yang berdomisili di Kota Medan), yang memberi diri untuk berbakti dan berbagi bersama masyarakat, membagikan paket sembako kepada kaum bawah atau marginal (Pemulung, Penarik Becak Dayung) yang memang layak mendapatkan bantuan, Minggu (17/5/2020).

Di tengah Pandemi Covid-19 ini, Team IMAP SUMUT menggagas ide untuk berdampak bagi masyarakat lewat kegiatan Pembagian Sembako bagi kaum bawah. Paket sembako yang dibagikan terkumpul dari sejumlah pihak yang membantu, dimana sejak 25 April sampai 9 Mei IMAP Sumut membuka donasi bagi saudara/i yang tergerak hatinya untuk menabur (berdonasi) melalui IMAP SUMUT, untuk selanjutnya dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Pada hari Minggu 17 Mei 2020, hari dimana IMAP SUMUT akan beroperasi di lapangan untuk melaksanakan pembagian paket sembako. Supaya paket sembako tersebut tepat sasaran, seminggu sebelum hari H pembagian sembako tersebut, team IMAP SUMUT telah melakukan survei lapangan di beberapa titik di Jln. Rajawali I Perumnas Mandala Medan Denai.

“Pembagian sembako ini adalah bentuk kerja nyata dari Visi IMAP SUMUT yaitu Siap Berdampak Bagi Masyarakat yang kegiatannya telah terealisasi kepada masyarakat di jl Rajawali I Perumnas Mandala”,ujar salah seorang penggagas gerakan ini, yaitu Pretty Desiree.

Dia menambahkan, ada beberapa titik di jl Rajawali I yang sungguh keaadannya sangat memprihatikan sekali. Terdapat banyak pemulung yang hidup serba tidak layak dengan kondisi dimana mereka harus bekerja mengumpulkan barang-barang bekas, bekas-bekas makanan, plastik dan lainnya untuk dijual demi kelangsungan hidup mereka. Tidak sedikit dari mereka juga harus rela hidup berdampingan dengan ribuan sampah-sampah yang sebenarnya sangat berpengaruh bagi kondisi kesehatan mereka.

Bahkan beberapa dari mereka harus rela tidur di atas kandang hewan peliharaan mereka dengan mendirikan beberapa papan/kayu sebagai alas tempat tidur mereka.Semoga dengan bantuan paket sembako ini, bisa memberi mereka semangat dan harapan baru bahwa di luar sana, ada banyak tangan-tangan yang peduli dan memperhatian kepada mereka.(REL/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.