KampusMedan – Medan, Mewakili pimpinan Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan,  Kaprodi Akuntansi Fakultas Ekonomi, Namira Ulfrida Rahmi SE MS, melepas jenazah salah seorang mahasiswinya ke Sibolga, Senin (13/4/2020) di RS Bhayangkara Medan, atas nama Juliana Tumanggor yang ditemukan  meninggal, Minggu (12/4/2020) di kawasan Pancurbatu, akibat pembunuhan.

 

Juliana Tumanggor semasa hidupnya

“Ya, korban adalah mahasiswi kami jurusan Akuntansi semester 7 saat ini. Korban adalah anak satu-satunya perempuan dari 3 bersaudara. Kita seluruh dosen, mahasiswa dan pimpinan fakultas dan universitas sangat berduka, semoga keluarga yang ditinggal tabah dan diberikan Allah kekuatan”,ujar Namira usai melepas jenazah korban ke Sibolga.

Teman kuliah korban di RS Bhayangkara

Dosen dan mahasiswa FE UNPRI melepas jenazah korban di RS Bhayangkara, Senin (13/4/2020)

Juliana Tumanggor, ditemukan tewas dengan sejumlah luka di tubuhnya di kawasan Lau Kala, Desa Durin Tonggal, Kecamatan Pancurbatu, Minggu (12/4/2020) pagi. Jasad gadis 26 tahun itu ditemukan warga setempat tergeletak di anak tangga tanah pada jalan menuju ke aliran sungai di sana, tak jauh dari Pekuburan Katholik Desa Durin Tonggal.

Sebelum ditemukan tewas, adik kandung Juliana, Kiki Febrian alias Acai sudah mencari sang kakak semalaman. “Tadi malam, adiknya sempat menelepon, tapi tak dijawab sama kakaknya,” sebut salah seorang teman Juliana di organisasi Ikatan Mahasiswa Karo (IMKA) di lokasi, Minggu (12/4/2020) sore. Namun, saat mencoba menelepon beberapa kali, tiba-tiba habis baterai HP Acai.

“Tapi lanjut aja dia jalan ke rumah kos kakaknya. Sampai di sana, diteleponnya lagi, tapi sudah tak aktif HP kakaknya,” sambungnya. Dari situ, Acai pun merasa curiga ada sesuatu yang tak beres telah terjadi dengan kakaknya. Pemuda itu pun menghubungi salah seorang keluarga mereka di Jakarta. “Jadi, sesudah dihubungi adiknya keluarga mereka di Jakarta, dilacaklah keberadaan HP kakaknya ini. Ternyata, posisi GPS terakhir dari HP kakaknya itu menunjukkan di seputar kawasan Durin Tonggal,” bebernya.

Minggu pagi, Acai bersama sejumlah teman kakaknya mendatangi Mapolsek Pancurbatu untuk melaporkan kehilangan tersebut. “Begitu sampai di Polsek Pancurbatu, rupanya ada kabar temuan mayat. Jadi, langsung Acai dan temannya diajak polisi ke lokasi untuk melihat. Ternyata benar, yang ditemukan itu si Juliana,” bebernya. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pembunuhan tersebut.

Dari lokasi, jenazah Juliana selanjutnya dibawa dengan mobil ambulans ke RS Bhayangkara Medan untuk otopsi. Meski begitu, Kapolsek Pancurbatu AKP Dedi Dharma saat dikonfirmasi, Minggu (12/4/2020) sekira pukul 22.40 WIB, mengaku akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kita otopsi aja tadi, belum dapat hasilnya. Kami masih menyelidiki sama Kasat Reskrim Polrestabes Medan]. Sabar lah dulu ya, nanti kita infokan,” katanya. (RED/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.