KampusMedan – Medan, Fakultas Ekonomi Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan menggelar yudisium kepada 798 lulusannya, terdiri dari 387 S1 Manajemen, 407 S1 Akuntansi dan 4 lulusan D3. Acara yudisium tersebut digelar di Griya Benn Jalan Amirhamzah Medan, Kamis (29/8/2019), yang juga dihadiri sejumlah petinggi FE UNPRI, petinggi UNPRI dan sejumlah dosen.

Dalam arahannya, Dekan Fakultas Ekonomi UNPRI Cut Fitri Rostina SE MM yang diwakili Wakil Dekan I Hendry SE MM meminta alumni yang baru diyudisium untuk tidak cepat puas dengan pendidikan yang sudah dicapai saat ini. “Jangan terus cepat puas, lanjutkan pendidikan ke S2. Tapi jiwa Anda jangan jiwa pekerja saja, harus punya jiwa enterpreneur”,tegasnya.

Lulusan terbaik S1 Manajemen dan S1 Akuntansi foto bersama pimpinan FE UNPRI

Ia berharap para alumni jangan hanya menjadi Sarjana Manajemen, Sarjana Akuntansi dan Ahli Madya yang pintar saja, tapi harus mandiri, berintegritas dan beretika. “Sekembali dari sini Anda harus sujud kepada orangtua. Kalau orangtuanya di luar kota, Anda harus telepon bilang terimakasih, sebab hanya dengan kasih sayang merekalah Anda bisa menjadi sarjana saat ini. Moga empat tahun lagi kita jumpa Anda sudah sukses dan mapan”,ujarnya.

Sebelumnya Ketua Panitia Yudisium Andy Lie menyampaikan terimakasih kepada pimpinan, dosen dan staf FE UNPRI yang sudah membina dan membimbing mereka hingga diyudisium hari ini. “Hari ini hari kemenangan kita semua lulusan FE UNPRI, setelah melewati proses yang tidak gampang tentunya. Semoga FE UNPRI semakin maju dan mampu mencetak sarjana-sarjana yang mandiri dan berintegritas”,ujarnya.

Mewakili lulusan, Sulistiawati SE Ak mengatakan bahwa FE UNPRI adalah rumah kedua mereka. “Banyak ilmu yang kami peroleh disini, UNPRI lah yang menjadikan siapa kami kelak. Kami bersatu dari berbagai latarbelakang yang berbeda, asal, suku, agama, budaya yang berbeda. Kami bangga menjadi lulusan FE UNPRI. Terimakasih kami kepada seluruh bapak/ibu dosen yang membimbing kami selama ini, terimakasih kepada pimpinan FE UNPRI dan jajarannya yang sudah melayani kami dengan baik”,ujarnya.

Ia menambahkan bahwa yudisium maupun wisuda nanti bukan akhir dari perjuangan mereka, tetapi sebagai jembatan untuk mencapai cita-cita mereka yang masih panjang ke depan. “Moga kita lulusan FE UNPTI tahun 2019 semakin mampu memberikan manfaat kepada masyarakat luas nantinya. Selamat kepada FE UNPRI, selamat kepada kita semua”,pungkasnya.

Lulusan Terbaik

Pada acara Yudisium tersebut, Fakultas Ekonomi UNPRI Medan memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik. Lulusan terbaik ketiga S1 Manajemen adalah Farida dengan IPK 3,95, terbaik kedua adalah Andi dengan IPK 3,96 dan terbaik pertama adalah Livia Jesslyn Rahayu dengan IPK 3,98. Lulusan terbaik ketiga S1 Akuntansi adalah Jenson Sinaga dengan IPK 3,90, terbaik kedua adalah Suwandi dengan IPK 3,95 dan terbaik pertama Elvina Lase dengan IPK 3,98.

Lulusan Terbaik S1 Manajemen, Livia Jesslyn Rahayu

Kepada kampusmedan.com, Livia Jesslyn Rahayu, anak dari Rusli dan Suriyati ini  mengatakan, selama kuliah dia tinggal terpisah dengan orangtuanya yang tinggal di Tebing Tinggi.”Saya kost di Medan, sambil kuliah sambil kerja. Usai yudisium dan wisuda nanti saya ingin fokus mengembangkan karir. Terimakasih kepada pimpinan FE UNPRI, terimakasih kepada seluruh dosen dan staf admin juga yang sudah melayani kami selama ini”,ujarnya.

Soal kiat menjadi lulusan terbaik S1 Manajemen 2019, ia mengatakan kuncinya adalah konsisten. “Konsisten memanage waktu, mood atau tak mood harus tetap giat dan berusaha. Moga UNPRI semakin maju ke depan, moga fasilitan pendidikan kita juga semakin lengkap dan maju, sudah saatnya menerapkan e-learning”,ujarnya.

Lulusan terbaik S1 Akuntansi, Elvina Lase

Sementara itu Elvina Lase, anak dari Taman Lase dan Rohany, mengatakan bahwa dukungan orangtuanya soal pendidikan di FE UNPRI sangat besar. “Kami tiga bersaudara, dua lagi jurusan IPA. Orangtua berharap ada satu orang lulusan akuntansi, maka saya ditunjuk, supaya bisa melanjutkan usaha keluarga kedepan. Meski orangtua tinggal di Pematang Siantar, tapi komunikasi kami tetap terjalin dengan baik. Saya berharap adek-adek kelas tekun belajar. Meskipun saya kuliah pagi, saya tetap bisa fokus belajar  sambil kerja”,ujarnya.(RED/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.