KampusMedan – Medan, Setahun setelah masuk investasi dari group MUFG Jepang, Bank Danamon mencetak beberapa tonggak sejarah, termasuk akan terus komit meningkatkan
kontribusi terhadap perekonomian Sumatera Utara (Sumut), baik dari sisi pembiayaan maupun pengembangan SDM.

Demikian dikemukakan CEO Bank Danamon Yasushi Itagaki kepada media di Medan, Rabu (5/2/2020). Ia menambahkan, beberapa tonggak sejarah itu antara lain menuntaskan penggabungan usaha dengan Bank Nusantara Parahyangan (BNP), menjadi bank BUKU IV, menjalin kerjasama dengan institusi terkemuka dan memperkuat kapabilitas SDM melalui pemanfaatan keahlian global MUFG, yaitu lembaga keuangan terkemuka di Jepang, dan salah satu yang terkemuka di dunia, bisa sinergi melalui kemitraan strategis di ASEAN (Krungsri Bank di Thailand, Vietin Bank di Vietnam dan Security Bank di Filipina).

“Sebanyak 12 ribu karyawan SDM secara nasional, termasuk yang ada di Region 1 Sumatera (Sumut, Kepri dan NAD) memiliki akses kepada program pelatihan global MUFG, dan peluang penempatan bekerja di perusahaan-perusahaan dalam MUFG Group di manca negara. Hal ini melengkapi fasilitas yang sudah ada selama ini, seperti Danamon Corporate University di Ciawi Bogor, D Talk termasuk pembelajaran online.

Sementara kerjasama dengan institusi terkemuka dimaksud antara lain PT.Mercedes-Benz Distribution Indonesia, PT.Daimler Commercial Vehicles Indonesia, PT.Perfetti Indonesia, PT BSD Diamond Development yang merupakan joint venture antara Mitsubishi Corporation dengan Sinar Mas Land, PT.Investree Radhika Jaya selaku penyedia pembiayaan peer-to-peer yang menyediakan situs layanan interfacing sebagai penghubung pihak yang memberikan pinjaman (lender) dan pihak yang membutuhkan pinjaman
(borrower).

Ditanya soal sikap Danamon menyiasati perkembangan fintech di Indonesia yang mengakibatkan menurunnya kunjungan nasabah ke bank, Yasushi Itagaki mengatakan pihaknya melakukan dua hal. Pertama, mendorong layanan digital yang semakin baik dengan meningkatkan skill SDM (up-skill) di bidang digital. Aplikasi D-Bank dari Danamon bisa menjawab kebutuhan nasabah, bahkan melalui aplikasi ini masyarakat bisa membuka rekening baru tanpa harus datang ke kantor cabang terdekat, ada aplikasi D-Card Mobile dan SMS Banking. “Kita akan terus menyeimbangkan antara digital challen dengan physical channel. Meski ada layanan digital, nasabah tetap ingin berinteraksi dengan karyawan di kantor cabang, dan ketika karyawan kita mampu memberikan layanan yang memuaskan dan cepat, maka nasabah akan puas dan loyal”,tegasnya.

Kedua, menjalin kemitraan dengan perusahaan fintech. “Perusahaan fintech tersebut mempunyai akses yang besar kepada masyarakat, namun mereka punya keterbatasan pendanaan. Mereka butuh Bank Danamon karena kita punya dana, dan kita butuh mereka karena mereka punya akses ke masyarakat. Jadi kita saling membutuhkan, makanya kita adalah partnership. Kita punya keahlian di bidang manajemen risiko, kita punya sistem credit scoring yang memudahkan perusahaan fintech melakukan KYC (Know Your
Customer”,tambahnya.

Didampingi Lily Puspasari selaku Chief Marketing Officer, Ferdi Ihdianto selaku Corporate Communication Manager, Riana selaku Regional Head Sumatera 1 dan Silvanus selaku Regional Operation Head Sumatera 1, Yasushi Itagaki mengatakan bahwa dengan 44 kantor cabang di Regional Sumatera 1, Bank Danamon akan terus memberikan layanan terbaik dan mendukung pembiayaan korporat dan UKM.(RED/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.