KampusMedan – Medan,  Bertempat di Gedung HKBP Tanjung Sari Medan, Pendeta Resort HKBP Tanjung Sari Pdt. Martin Manullang MTh MM langsung memimpin kegiatan aksi peduli Covid-19 yang didukung oleh UMKM Sumatera Utara Medan, Minggu (12/04/2020). Menurut Pdt. Martin, kegiatan ini timbul secara tiba-tiba tanpa diprogramkan gereja. Semua oleh karena virus Corona yang telah mewabah hampir di semua negara.

Demikian halnya dinegara kita yang sangat besar dampak kepada kehidupan manusia. Dengan himbauan pemerintah utk mencegah penularan virus ini agar semua warga melaksanakan stay at home, sehingga dengan pelaksanaan stay at home ini, dampaknya sangat terasa ada kehidupan ekonomi jemaat sebab tidak dapat lagi bekerja sebagaimana biasanya. Sehingga timbullah aksi ini untuk meringankan beban warga dengan mengangkat sebuat Tim Kerja yakni AKSI PEDULI KASIH DAMPAK COVID 19 HKBP TANJUNG SARI, Ketua St. Frengky Ocumene Sinaga, sekretaris St. Ampera Simbolon dan bensahara St. Enrich Chitamerta Simanungkalit.

Tim kerja ini dibantu semua Parhalado yang mendapat dukungan penuh dari jemaat dengan berbagai partisipasi secara spontanitas. Berkat kerjasama yang baik, kegiatan Pendistribusian sembako dapat dilaksanakan pada hari Minggu 12 April 2020, sekaligus sebagai Bingkisan Paskah buat 180 keluarga jemaat yang terdampak covid 19. Penyerahan ini disampaikan oleh Pimpinan Jemaat Pdt. Martin Manullang didampingi Tim kerja dan para Parhalado HKBP Tanjung Sari. Jemaat yang menerima dengan sukacita menerima bingkisan tersebut seraya mengucapkan terimakasih kepada semua jemaat yang sudah berpartisipasi. Doa kita semakin diberkati Tuhan para jemaat yg sdh terbuka utk menjadi berkat bagi jemaat yg ekonominya lemah.

Pdt Martin Manullang menambahkan, bahwa dampak covid 19 ini sangat terasa kepada kehidupan kita semua, hingga semua orang merasa ketakutan. Namun kita tidak perlu takut berlebihan krn bisa mengakitakan kepanikan dan juga akan timbul perasaan terancam. Jika sudah merasa hidupnya terancam, maka kondisi ini tidak baik utk kita. Karena akan berefek buruk, karena kita tidak dapat berpikir dengan jernih dan logis serta hidup kita tidak akan tenang. Maka hal ini, tidak perlu kita ketakutan yg berlebihan. Masih Menurut Pdt. Martin, seperti para Perempuan yang datang ke kubur Yesus dengan rasa takut juga, namun ketakutannya dapat diatasi dengan semangat yang tinggi. Sehingga mereka berani datang ke kubur Yesus. Ternyata dengan semangatnya yg tinggi datang ke kubur Yesus, mereka mendapatkan sukacita yang luarbiasa dari Tuhan. Yakni dengan berita dari Malaikat yg menyatakan bahwa Yesus telah bangkit. Kuasa kebangkitanNya mengalahkan ketakutan kita.

Sementara Ketua Panitia Aksi St. FO Sinaga mengatakan, HKBP Tanjung Sari Medan telah memberikan bantuan dalam bentuk 10 Kg beras, 2 Liter minyak goreng, 1 Kg Gula, 1 Kotak Mie Instan, dan ½ Kg Opak kepada 180 KK Jemaat. St. FO Sinaga mengatakan, dana yang terkumpul dari jemaat kita salurkan kepada yang patut menerima atas dasar persaudaraan dan kepedulian kepada jemaat yang menerimanya. Kita di HKBP Tanjung Sari Medan ini adalah keluarga besar dan saling mengasihi.

Sementara Humas dari Asosiasi UMKM Sumatera Utara St. Henri Sibarani, sekaligus perwakilan yang memberikan bantuan Opak ½ Kg kepada per KK dengan tegas mengatakan bahwa Asosiasi UMKM Sumatera Utara sangat peduli dengan sesama, apalagi keluarga yang langsung terdampak karena Covid -19 ini. “Kami dari UMKM sangat terpanggil untuk melakukan gotong royong kemanusiaan. Visi dan misi UMKM Sumatera Utara sebagai wadah untuk memberdayakan UMKM di Sumatera Utara yang berhasil selama ini tidak lepas dari peran masyarakat, maka tangung jawab moral kami dari pihak UMKM untuk melakukan aksi kemanusiaan ini untuk sesama”, tegas Henri Sibarani. Turut hadir dalam aksi peduli Covid -19 ini Pdt. Marhehe Pasaribu STh, Pdt. R. Br. Boang Manalu STh, Pdt. Henri Warnek Siburian STh.(REL/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.