KampusMedan-Medan, Antusiasme warga Kota Medan untuk menonton film DreadOut sangat tinggi. Terbukti, sudah sekitar 100.000 warga Medan yang menonton film tersebut.
Produser film DreadOut Wida Handoyo mengatakan, Medan merupakan salah satu kota dengan tingkat penonton tertinggi di Indonesia.


Jefri Nichol (kiri), Cathy Fakandi (tengah) dan Wida Handoyo (kanan) ketika jumpa pers

“Data terakhir kami, sudah ada sekitar 100.000 lebih warga Medan yang menonton film DreadOut. Kami sangat berterima kasih atas tingginya minat warga Medan ini. Harapan kami, jumlah penonton di Medan dapat mencapai 500.000 orang,” jelasnya kepada wartawan dalam konferensi pers yang juga dihadiri pemain film seperti Jefri Nichol yang berperan sebagai Erick dan Cathy Fakandi sebagai Ira di Medan, Jumat (11/1/2019).

Wida mengatakan, data terakhir miliknya, jumlah penonton film DreadOut sudah mencapai sekitar 600.000 orang secara nasional dan dirinya optimis bahwa jumlah penonton dapat mencapai 1,5 juta orang.Kehadiran pemeran dan produser DreadOut ke Medan untuk menyapa penggemar dengan melakukan berbagai kegiatan seperti School Visit, Meet and Greet, dan Theater Visit di beberapa bioskop di Medan.

Kegiatan yang merupakan bentuk promosi film besutan Sutradara Kimo Stamboel dari The Mo Brothers ini juga dihadiri oleh Produser film DreadOut Wida Handoyo, serta sejumlah pemain film seperti Jefri Nichol yang berperan sebagai Erick dan Cathy Fakandi sebagai Ira.Wida mengatakan, film DreadOut yang diadaptasi dari sebuah game video survival merupakan karya anak bangsa yang terus berkembang dan kini menjadi layar lebar.

Sementara Jefri Nichol mengungkapkan rasa senangnya melihat antusiasme masyarakat Medan “Aku senang banget bisa ke Medan, karena akhirnya bisa ketemu para penonton film DreadOut. Aku juga bangga karena diberikan kesempatan untuk bermain di filmnya Mas Kimo. Banyak sekali yang sudah mendukung dan mengapresiasi film ini,” ujarnya.

Sedangkan Cathy Fakandi mengatakan bahwa ini pertama kalinya DreadOut visit ke Medan. “Aku senang akhirnya bisa turut serta dalam program roadshow kali ini, karena bisa menyapa semua penonton film DreadOut di Medan. Kalau belum nonton harus banget nonton, karena ini film pertama yang diadaptasi dari game,” ujarnya.

Film DreadOut menceritakan sekelompok siswa SMA yang berharap mendapatkan popularitas di media sosial. Sekelompok siswa SMA ini pergi ke apartemen kosong, mereka sengaja mengunjungi apartemen tersebut dimalam hari untuk merekam kegiatan mereka selama di sana. Tidak sengaja, salah satu anggota kelompok, Linda, membuka portal misterius dan membangunkan setan yang dapat menyeret mereka ke dalam neraka.

Dalam film ini, para penonton akan banyak menemukan pemain yang berbicara dalam Bahasa Sunda. Hal ini juga dapat ditemukan di game DreadOut, terutama ketika Hantu Kebaya Merah berinteraksi dengan Linda. Sosok Hantu Kebaya Merah sendiri diciptakan dari pengalaman pengisi suaranya, Risa Saraswati.(RED/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.