KampusMedan – Palu, Mantapkan komitmennya untuk selalu peduli sesama, PT Brantas Abipraya (Persero) salah satu perusahaan konstruksi andal milik BUMN ini mengirimkan timnya dan bantuan ke Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

“Ini bantuan dari para Insan Abipraya, per 1 Oktober 2018 lalu kami membuka rekening bantuan penggalangan dana untuk meringankan beban para korban. Hingga kini dana telah terkumpul Rp826 juta, dan akan kami maksimalkan untuk warga di Palu, Donggala dan sekitar” ujar Miftakhul Anas,  Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Staf Abipraya mengajak siswa di Palu dan Donggala berdiskusi, sebagai bagian dari Trauma Healing yang mereka programkan

Anas menambahkan, program Abipraya Peduli memberikan 1 kendaraan operasional untuk para warga beraktifitas dan mengangkut barang-barang, bantuan 1000 selimut, 1000 handuk, 2000 kerudung, 500 sarung, 250 iqro, 1000 tas sekolah, 1000 bingkisan makanan ringan untuk anak, 7000 peralatan tulis, 5000 peralatan mandi, 16 karton popok bayi dengan berbagai ukuran, 600 liter beras, 100 botol susu, 100 susu formula, 800 makanan bayi, pembalut wanita dan mainan anak.

Tak hanya itu, menambah keceriaan anak-anak yang terkena bencana, Abipraya juga menggelar kegiatan Trauma Healing yang diadakan hari ini hingga tanggal 10 November. Hari pertama kegiatan ini digelar di Pantoloan, Tawaeli, Donggala dengan jumlah 350 anak dan remaja. Pada hari berikutnya Trauma Healing di Kabonema, Palu Barat (150 anak) dan Balaroa, Palu Barat (400 anak). Menutup kegiatan, di hari terakhir aksi ini diadakan di Loru, Sigi Biromaru (80 anak).

Bantuan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian para Insan Brantas Abipraya. Tak hanya sebagai agen pembangunan di bidang konstruksi, Abipraya juga tak lantas melupakan komitmennya terus membangun negeri salah satunya melalui aksi kemanusiaan ini yang menjadi salah satu bentuk kepedulian Abipraya.

“Ini semua menjadi bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) kami untuk bersama-sama memajukan dan membangun negeri ini. Semoga aksi kami ini tak berenti sampai di sini dan dapat menyebarkan semangat kepedulian kepada sesama,“ pungkas Anas.(REL/MBB)

Tulis komentar melalui Facebook
Bagikan.