Senin , 16 Juli 2018
Home / Ragam / Korban KM Ramos Risma Marisi, Rahmat Dani Ditemukan Meninggal Dunia

Korban KM Ramos Risma Marisi, Rahmat Dani Ditemukan Meninggal Dunia

KampusMedan – Nainggolan, Penyelam Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban KM Ramos Risma Marisi yang mengalami mati mesin di tengah Danau Toba Jumat (22/6/2018) kemarin, di perairan Danau Toba sekitar Pulau Sibandang, Kabupaten Tapanuli Utara, dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (23/6).

Korban yang diketahui bernama Rahmat Dani (27), warga asal Desa Sampuran, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara, ditemukan tidak jauh dari lokasi rusaknya kapal tersebut.

Koordinator SAR Danau Toba, Torang M Hutahaean, mengatakan penemuan mayat, dengan posisi mengambang di kedalaman 10 meter.”Kita bersyukur korban bisa ditemukan tidak jauh dari lokasi awal. Penyisiran kita lakukan dengan mengerahkan kapal karet dan tim penyelam sebanyak dua orang. Hingga jasad korban ditemukan sekitar pukul 15.10 WIB,” kata Torang, Sabtu (23/6/2018).

Torang menjelaskan, kejadian tenggelamnya Rahmat Dani berawal saat KM Ramos Risma Marisi berangkat dari Pulau Sibandang menuju Pelabuhan Nainggolan untuk mengantar penumpang, Jumat (22/6/2018) sekira pukul 19.30 WIB. Di dalamnya ada ikut beberapa pemuda.

Setelah sampai dan menurunkan penumpang di Pelabuhan Nainggolan, mereka kembali ke Pulau Sibandang dengan kondisi lampu tidak ada, sehingga kapal kemudian menabrak bambu saat sudah agak jauh dari dermaga Pelabuhan Nainggolan. Kapal pun mati.

Selanjutnya, nakhoda kapal Jospendi Lumbanraja (40) alias Ama Monang menyuruh Joyfan Situmorang (17) dan Rahmat Dani (28) turun ke dalam air untuk melihat baling-baling kapal.”Kapal sudah kondisi terdampar sampai ke pinggir danau. Mereka berdua mendorong kapal tersebut. Tiba-tiba arus kencang dan membawa kapal dan mereka berdua kembali ke tengah danau,” kata Torang.

Selanjutnya, Joifan dan Rahmat berupaya menyelamatkan diri ke pinggir danau dengan berenang. Namun, hanya Joyfan yang berhasil selamat sampai ke pinggir danau, sedangkan Rahmat tidak, diduga karena kelelahan.

Dengan demikian empat korban selamat yang masih dirawat di Nainggolan, dan satu korban meninggal. Masyarakat masih memadati Pelabuhan Nainggolan, sejumlah keluarga korban menangis histeris begitu mayat korban tiba di Pelabuhan Nainggolan, untuk selanjutnya dibawa ke Pulau Sibandang Muara.(SNC/TMN/MKM)

Check Also

Berbau Mistis, Kapal Tenggelam Karena Ikan Mas Raksasa Ditangkap di Tao Silalahi

KampusMedan – Simanindo, Seorang yang disebut ‘orang pintar’ di Simanindo, Rismon Raja Mangatur Sirait, percaya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *