Senin , 16 Juli 2018
Home / Medan / Forum Senior GMKI FH USU Prihatin Tragedi KM Sinar Bangun di Danau Toba
Ketua Forum Senior GMKI FH USU Delphi MAsdiana Ujung SH MSi, didampingi Sekretaris Jeffry Sihotang foto bersama dalam sebuah kesempatan Seminar NKRI Harga Mati, turut prihatin dan berduka atas tragedi Danau Toba

Forum Senior GMKI FH USU Prihatin Tragedi KM Sinar Bangun di Danau Toba

KampusMedan – Medan, Sebagai organisasi pergerakan dengan latar belakang intelektual yang tinggi dan sudah punya reputasi di negara dengan sumbangan pemikiran yang multi bernas, Forum Senior GMKI Fakultas HUkum USU sangat prihatin dan berduka sedalam-dalamnya atas apa yang terjadi di Danau Toba, sebagai sebuah tragedi yang sangat disayangkan.

Hal itu dikatakan Ketua Forum Senior GMKI FH USU Delphi Masdiana Ujung SH MSi, didampingi oleh sekretaris Jeffry Sihgotang di Medan, Kamis (21/06/2017), kepada berbagai media dalam siaran persnya. “Kita tidak menginginkan ini terjadi”, tegas Delphi Masdiana Ujung, yang juga anggota DPRD Dairi dan tokoh wanita di Kabupaten Dairi ini.

Delphi MAsdiana didamping sekretaris dan atas nama penasehat seperti Yasonna H Laoly SH MSc PhD, yang juga Menkumham RI, Dr. Januari Siraegar SH MH, Muchtar Pakpahan, Abadi Hutagalung, Nelson Parapat SH, Milton Hasibuan. Kemudian para senior yang lain seperti Pana Akbar Simatupang SH SPn, Aldentua Siringoringo, Bernard Nainggolan, Sermida Silaban, Thomas Abbon, Tulus Siambaton, Freddy Manurung, Almaden Lubis dan Mathias Situmorang, mengatakan pernyataan sikap dengan jelas.

Pertama, turut prihatin dan berduka sedalam-dalamnya serta berdoa bagi keluarga yang ditinggalkan. Kedua, kiranya yang belum ditemukan segera ditemukan. Ketiga, seluruh stakeholders yang menjadi leading sector, termasuk Pemerintah dan Pengusaha supaya kedepan lebih memberikan perhatian dan tanggungjawab penuh terhadap hal-hal seperti ini, sehingga tidak terjadi kejadian berulang. Keempat, diharapkan dan diimbau agar masyarakat juga tidak asal naik kapal tanpa melihat situasi dan kondisi kapal yang dinaiki, jangan pernah mengabaikan keamanan.

Delphi Masdiana Ujung mengatakan lagi, betapa besar biaya sosial yang harus kita tanggung saat Pemerintah Provinsi Sumut sedang menggiatkan pembangunan Danau Toba Sebagai destinasi wisata kelas dunia. “Kita harapkan agar pemerintah melakukan evaluasi menyelutuh atas kejadian ini, karena kejadian ini adalah masalah nasional dan sudah jadi viral, bahkan dunia pun menegtahuinya. Ini adalah sebuah pelajaran sekaligus tamparan bagi kita, betapa kita seringkali lalai terhadap keselamatan”,tegas Delphi Masdiana Ujung lagi.

Sementara tokoh senior GMKI FH USU, Nelson Parapat, mengatakan dengan tegas dan jelas Saat ini kita sedang melakukan sebuah mega proyek menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia, dan sangat gencar mempromosikan Danau Toba sebagai salah satu wisata alam dan wisata budaya. “Apa yang kita lakukan dengan adanya tragedi ini bisa saja sangat percuma karena kejadian yang tidak kita inginkan ini”,tegasnya.

Nelson lagi menegaskan apa jadinya jika kondisi ini sudah jadi viral global dan dunia tahu bahwa sistem transportasi kita di Danau Toba sangat tidak layak, bahkan sangat buruk. Bahkan Nelson kembali menegaskan betapa biaya sosialnya harus kita bayar mahal dan dunia bisa saja kehilangan kepercayaan. “Padahal ini hanya kasus khusus saja karena kelalaian banyak pihak. Kita harapakn kejadian ini segera diselesaikan agar hal yang sama jangan terjadi”, tegas Nelson Parapat.

Hal yang sama juga dikatakan Dr. Januari Siregar SH MH. Kejadian ini harus diusut tuntas dan dibuka kepada publik apa akar masalah diketahui sehingga hal yang sama jangan berjadi lagi”, tegas anggota DPRD-SU yang juga dosen S2 di berbagai PTN dan PTS ini.(REL/MBB)

Check Also

Rayakan Hari Kartini, Auto2000 Medan Sisingamangaraja Gelar Lomba Mewarnai

KampusMedan – Medan, Memperingati Hari Kartini 2018, Auto2000 Medan Sisingamangaraja selaku dealer mobil Toyota menggelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *