Senin , 18 Juni 2018
Home / Ragam / Mahasiswi Rosalia Siahaan Dibunuh Pdt Handerson Sembiring yang Juga Pacar Gelapnya
Handerson Sembiring (50), pendeta di Gereja Sidang Rohol Kudus Indonesia (GSRI), Kecamatan Tanjung Morawa telah selesai diperiksa Polres Deliserdang

Mahasiswi Rosalia Siahaan Dibunuh Pdt Handerson Sembiring yang Juga Pacar Gelapnya

KampusMedan – Lubukpakam,  Hanserson Sembiring (50) pendeta di Gereja Sidang Rohol Kudus Indonesia (GSRI), Kecamatan Tanjung Morawa telah selesai diperiksa Polres Deliserdang.Ayah dua anak itu kini menjalani penahanan di Polres Deliserdang, karena tega membunuh korban Rosalia Cici Maretini Siahaan (21) di kamar mandi gereja pada Kamis (31/5/2018) sekira pukul 11.30 Wib.Padahal korban sedang hamil tiga bulan hasil hubungan asmara Anderson Sembiring dengan korban.

Informasi diperoleh pada Sabtu (2/6/2018), menurut pengakuan Handerson Sembiring kepada petugas, pada Minggu (20/5/2018) lalu, korban menelepon Anderson Sembiring untuk memberitahukan jika korban sudah hamil.Mendengar pengakuan korban itu, Anderson Sembiring panik dan menyuruh korban untuk menggugurkan kandungannya, tapi korban tidak mau.

Mendengar jawaban korban itu, Handerson mengutarakan akan mencari solusi jika korban tidak mau. Namun solusi tak kunjung dapat. Akhirnya Handerson Sembiring merencanakan untuk bertemu korban di gereja. Puncaknya pada Kamis (31/5/2018), Handerson menelepon korban untuk menyuruh datang ke gereja dengan alasan jika pada pukul 12.00 Wib, Anderson akan mengikuti kebaktian di daerah Kabanjahe. Korban menjawab pasti datang ke gereja.

Sebelum percakapan via selular terputus, Handerson bertanya dimana posisi korban dan dijawab korban jika berada di daerah Kecamatan Patumbak.Mendengar jawaban korban berada di Patumbak, Handerson Sembiring cemburu jika korban bersama teman lelakinya. Saat korban sudah digereja, terjadi percekcokan antara korban dengan Anderson karena rasa cemburu.

Handerson melarang korban untuk menjalin hubungan dengan lelaki lain tapi korban tidak mau sehingga korban dan Handerson saling mengeluarkan ucapan akan saling membunuh.Korban mengambil pisau dan Handerson Sembiring panik dan langsung memukul pundak sebelah kiri korban dengan alu sebanyak dua kali hingga korban terjatuh.

Selanjutnya, Handerson memukul pundak sebelah kanan dan kepala korban hingga helm yang dipakai korban pecah. Korban yang kesakitan pun menjerit minta tolong sehingga membuat Handerson Sembiring makin takut dimassa warga yang sudah ramai diluar.

Karena korban sudah terkapar, pisau yang ditangannya lepas. Lalu Handerson mengambil pisau dan menikamkannya ke leher korban. Karena korban masih menjerit, Handerson menggorok leher korban hingga korban tewas berlumuran darah.

Setelah menjalankan aksi sadisnya, Handerson Sembiring membersihkan ceceran darah korban serta membuka celana korban dan menyetubuhi jasad korban sampai Handerson Sembiring puas.

Terkait hubungan Handerson Sembiring dengan korban, Handerson Sembiring kepada petugas mengaku sudah menjalin hubungan asmara dengan korban sejak tahun 2015.Perbuatan suami isteri dilakukan Hanserson Sembiring dengan korban di lokasi ladang karet milik Anderson sebanyak dua kali sepekan.

Pada saat ini belum dapat dipastikan apakah yang diucapkan oleh Henderson itu benar atau tidak.”Ada memang dia menyebut kalau korban sedang hamil. Namun pastinya hamil atau tidaknya kita masih menunggu hasil otopsi. Itukan masih dari dia saja,” ujar Ruzi.

Tidak hanya membunuh, diduga pelaku juga secara keji menyetubuhi korban, pasalnya ditemukan bercak sperma pada tubuh Rosalia. Informasi ini masih perlu penyelidikan lebih lanjut, pasalnya polisi belum bisa memastikan kalau bercak sperma tersebut merupakan milik pelaku sebagai petunjuk kalau korban telah diperkosa sebelum dibunuh.

AKP Ruzi Gusman di Polres Deliserdang mengatakan korban dan pelaku mempunyai hubungan asmara sejak tahun 2015.Pembunuhan wanita 21 tersebut oleh tersangka Pendeta Henderson di sebuah kamar mandi gereja.”Kita belum tau apakah pada saat kejadian korban ini diperkosa atau tidak. Karena memang ada hubungan asmara sebenarnya mereka. Katanya sudah empat tahun tapi ini masih kita dalami karena masih dari keterangan dia sajakan,”ujar Ruzi Gusman.

Ia menyebut hasil autopsi akan menjadi penentu apakah saat itu korban diperkosa atau tidak.Hingga saat ini hasil autopsi dari rumah sakit Bhayangkara Medan belum mereka pegang.”Kalau pembunuhan terjadi karena pelaku ini kesal dengan kata-kata kasar yang diucapkan oleh korban. Marah pelaku dan naik pitam. Ya karena cemburu juga karena katanya ada pacarnya. Tapi ini masih kita dalami lagi betul tidaknya,”kata Ruzi.Sementara itu, Pendeta Henderson sendiri diketahui sudah beristri dan mempunyai dua orang anak.

Tersangka merupakan warga dusun VI Desa Nogorejo Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang. Dari istri sahnya, I Br Ginting ia sudah memiliki dua orang anak laki-laki dan perempuan.Selama ini keluarga Henderson sendiri dikenal sebagai orang yang baik di kampungnya. Handerson juga dikenal sebagai orang yang taat beragama.

Ruzi menyebut pemeriksaan tersangka Handerson ini diperkirakan akan memakan waktu yang lama lantaran harus dilakukan pemeriksaan secara mendetil.”Inikan kasus besar, kita mau cek kejiwaannya juga. Kalau punya gangguan jiwa tidak sepertinya. Tapi kita masih terus dalamilah keterangan yang dia berikan,”kata Ruzi.

Ruzi menyebut pihak keluarga juga belum dapat diperbolehkan untuk bertemu tersangka.”Takut dia. Kalau ditinggal sebentar aja sama penyidik kita langsung dia bilang,’Pak-pak tolong jangan pergi dulu’. ‘Sini ajalah, tolonglah saya.’ Kita juga gak tau kenapa begitu dia apakah karena trauma atau karena apa,”ujarnya.(MET/TBN/MKM)

Check Also

TKW Restauli Simbolon Tewas di Malaysia, Jenazah Ditemukan Membusuk di Lemari

KampusMedan – Paya Terubong, Seorang wanita WNI bernama Santi Restauli Simbolon (25), ditemukan tewas dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *