Rabu , 23 Mei 2018
Home / Bisnis / Hadapi Lebaran 2018, BI Perwakilan Sumut Siapkan Rp4,17 Triliun Uang Baru
Kepala Perwakilan BI Sumut Arif Budi Santoso (kanan) didampingi Kepala Group Advisorydan Pengembangan Ekonomi Hilman Tisnawan, ketika memberikan keterangan kepada media di Medan, Jumat (11/5)

Hadapi Lebaran 2018, BI Perwakilan Sumut Siapkan Rp4,17 Triliun Uang Baru

KampusMedan – Medan,  Penyediaan uang baru pada Puasa dan Lebaran tahun 2018, menurut Kepala Perwakilan bank Indonesia Sumut, Arif Budi Santoso, bahwa Bank Indonesia menyediakan Rp4,17 triliun untuk Sumatera Utara, meningkat 15% dibandingkan periode yang sama tahun 2017 yang mencapai Rp4,03 Triliun. Tahun 2917 khusus untuk daerah Medan sekitarnya mencapai Rp3,63 Triliun.

Periode penukaran uang di bank dan di lapangan Benteng Medan dilakukan dari 16 Mei hingga 12 Juni 2018, dengan menyediakan 15 unit mobil kas dari  15 bank, ditambah dengan 1 unit mobil kas Bank Indonesia.

“Layanan penukaran uang bisa dilakukan masyarakat di perbankan, antara lain Bank Mestika, Bank Sumut, Bank ANZ, BRI, Bank Mandiri, BNI, Bank Mega, BTN, Bank Permata. Kemudian khusus pemegang kartu ATM dan Debit, bisa melakukan penukaran uang baru di bank setiap hari Selasa dan Kamis”,ujarnya kepada media, Jumat (11/5).

Ditanya soal  inflasi Sumut pada Triwulan I/2018 (Januri hingga April 2018) mencapao 0,4%, Arif mengatakan  lebih rendah dari rata-rata nasional yang mencapai 1,09% pada periode yang sama. Namun Mei dan Juni yaitu pada bulan Puasa dan Lebaran, inflasi di Sumut kan menghadapi tantangan berat, dimana harga makanan diperkirakan merangkak naik, dan diprediksi mengalami inflasi sebesar 0,3%.

Arif Budi Santoso di Medan, didampingi Kepala Group Advisorydan Pengembangan Ekonomi Hilman Tisnawan, Kepala Divisi Pengembangan Ekonomi Demina Sitepu, mengatakan peningkatan konsumsi bulan Puasa dan Lebaran sedikit menghadapi tantangan. “Namun masyarakat tidak perlu risau, sebab hal ini sudah diantisipasi oleh para supplier dan distributor yang sudah menambah [asokannya, sehingga masyarakat diminta tidak perlu memborong”,tambahnya.

Ia menjelaskan, bahwa besaran inflasi di bulan Puasa dan Lebaran dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan. Ia menjelaskan bahwa inflasi pada bulan Puasa dan Ramadhan tahun 2014 misalnya, mengalami inflasi 1,3%, tahun 2015 mencapai 1,6%, tahun 2016 mencapai 0,9%, tahun 2017 mencapai 0,3%. “Maka tahun ini pada periode yang sama kita prediksi inflasi mencapai 0,3% juga”,tegasnya.(RED/MBB)

Check Also

Telkomsel Serahkan Bantuan 23 Ton Kurma untuk 15 Masjid

KampusMedan – Jakarta, Menyambut bulan Ramadan 1439 Hijriyah, Telkomsel berbagi takjil Ramadan berupa 23 ton …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *