Rabu , 25 April 2018
Home / Kampus / Maret 2018, Kopertis Dibubarkan

Maret 2018, Kopertis Dibubarkan

KampusMedan – Medan, Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) akan dibubarkan. Sebagai gantinya, akan dibentuk Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti). Lembaga yang akan beroperasi mulai Maret mendatang itu akan melayani seluruh perguruan tinggi yang ada di suatu wilayah, bukan hanya perguruan tinggi swasta.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir mengatakan langkah itu merupakan bagian dari program reformasi kementeriannya untuk meningkatkan mutu seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

“Insya Allah, Maret 2018 LL Dikti ini akan bergerak (beroperasi). Semua sudah siap, dari yang tadinya 14 Kopertis untuk 34 provinsi bertranformasi menjadi sekitar 18 LL Dikti karena ada wilayah koordinasi yang besar,” ujar Nasir seusai acara Bedah Kinerja 2017, Fokus Kinerja 2018 di Kantor Kemenristek-Dikti, Jakarta baru-baru ini.

Nasir menegaskan LL Dikti akan mempermudah pelayanan untuk pendidikan tinggi. Terlebih, lembaga itu mengadopsi teknologi informasi (TI) yang lebih maju. Ia mencontohkan pelayanan administrasi untuk penaikan jabatan para dosen dulu menghabiskan biaya berkisar Rp5 juta-Rp10 juta untuk menyusun berkas.“Nah dengan perbaikan sistem layanan melalui TI yang lebih baik, proses ini dapat ditempuh secara online yang memudahkan dan menghemat biaya,“ ungkap Nasir.

Selain itu, pengajuan program studi baru yang selama ini tersentralisasi atau terpusat pada KemenristekDikti nantinya akan didelegasikan ke lembaga baru itu.Terkait dengan sumber daya manusia (SDM) lembaga tersebut, Nasir mangatakan SDM yang ada di Kopertis akan dialihkan ke LL Dikti.

Secara terpisah, Koordinator Kopertis Wilayah X (Sumbar, Riau, Jambi, dan Kepulauan Riau) Prof Herri mengatakan, LL Dikti menjadi langkah untuk pemerataan mutu kampus serta memudahkan pelayanan kementerian kepada kampus.“LL Dikti peranannya bertambahnya menjadi perwakilan dari kementerian (KemristekDikti) dan urusan akademik lebih mudah,” ujarnya di Padang, kemarin.

Selama ini, lanjutnya, untuk berbagai urusan, kampus swasta harus melalui Kopertis baru dilanjutkan ke Kementerian RistekDikti. Nantinya, dengan LL Dikti layanan pusat bisa langsung dirasakan di daerah. “Selama ini persoalan lambatnya kampus swasta berkembang antara lain karena harus menunggu pusat yang memakan waktu,” katanya

Misalnya urusan akreditasi dan beasiswa dapat segera diselesaikan. Begitu pun dengan pengajuan hibah penelitian dan pengabdian masyarakat.“Keberadaan LL Dikti akan mengakomodasi lebih banyak kampus di daerah, dan mempercepat perkembangannya,” kata Herri.

Hanya saja secara kelembagaan, sambungnya, tantangan kian besar karena aspek pengelolaan lebih luas. Menurutnya, selama ini Kopertis ‘hanya’ melakukan pengawasan, pengendalian dan pembinaan. Urusan lainnya diserahkan ke pusat. Dengan bertransformasi menjadi LL Dikti, tugas bertambah mencakup semua urusan yang terkait dengan perguruan tinggi.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Thomas Suyatno berharap pembentukan LL Dikti akan menghilangkan dikotomi perguruan tinggi swasta (PTS) dan pergurutan tinggi negeri (PTN). (MI/MKM)

Check Also

USM Gelar Seminar Memanfaatkan Peluang Bagi Profesi Informasi

KampusMedan – Medan, Berbagai bidang profesi ke depan akan sangat bergantung dengan dunia digital teknologi, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *