Rabu , 25 April 2018
Home / Ragam / Panitia Pesparawi 2017 Gelar Seminar di Pematangsiantar Diikuti LPPD se-Sumut
Panitia dan LPPD Kabupaten/Kota se Sumut diabadikan usai mengikuti seminar dan workshop di depan GKPI Suka Pardamean, Jl Farel Pasaribu Pematangsiantar.

Panitia Pesparawi 2017 Gelar Seminar di Pematangsiantar Diikuti LPPD se-Sumut

KampusMedan – Siantar, Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat Provinsi Sumut tahun 2017 menyelenggarakan Seminar dan Workshop Pesparawi Tahun 2017 di GKPI Suka Pardamean, Pematangsiantar, Rabu (15/11). Seminar yang menghadirkan pembicara Ir. Tony Siagian memaparkan sejarah, maksud dan tujuan paduan suara di lingkungan gerejawi.

Seperti dalam pemaparannya, Ir Tony dengan latar belakang segudang pengalaman dan pengetahuannya tentang paduan suara gerejawi, kini masih mengalami degradasi makna. Bahkan dalam konteks nyanyian gerejawi yang dilantunkan dalam tatah ibadah masih perlu diperhatikan dan ditinjau dari segi teologis.

“Quote dari Uskup dan Pujangga Gereja, St. Augustinus dari Hippo; ‘Qui Bene Cantat Bis Orat’ yang berarti “Dia yang bernyanyi dengan baik, sama dengan berdoa dua kali”, jadi kita masih harus banyak mendalami makna pujian di dalam melakukan ibadah, katanya dalam seminar yang dihadiri Drs. Jimmy Pasaribu, Ketua LPPD SUMUT,Ir. Ronald Naibaho MSi Pembina Panitia, Pangihutan Hutagalung, Sekretaris Panitia Hothita Banuarea SSi Apt. Ketua Panitia Jadi Pane SPd, Sekum LPPD Kota Medan Nimrot Situmeang MSi, Ketua Bidang Seminar LPPD Medan Adol Frian Rumaijuk dan perwakilan 18 Kabupaten/Kota lainnya.

Dalam seminar, peserta antusias menyampaikan pertanyaan dalam sesi diskusi. Bahkan, pertanyaan mengenai teknis pelaksanaan Pesparawi 2017 juga dipertanyakan, sehingga panitia juga memberikan penjelasan tentang buku petunjuk pelaksanaan Pesparawi tahun 2017 yang telah dibagikan.

Pada kesempatan itu, juga disampaikan Ketua Panitia Jadi Pane SPd bahwa pelaksanaan Pesparawi Provinsi Sumut berlangsung pada 11 dan 12 Desember 2017 yang akan datang. Untuk itu, seluruh LPPD Kabupaten/Kota yang ada di Sumut supaya mendaftarkan pesertanya dengan mengisi formulir pendaftaran terlebuh dahulu.”Berkas pendaftar paling lambat kami terima pada tanggal 20 November 2017. Berikutnya, tanggal 23 November kami akan menginformasikan tentang jadwal festival beserta tempat pelaksanaan,” ujar Jadi Pane.

Pada kesempatan itu, Jadi Pane menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua LPPD Siantar Drs Arnot Napitupulu dan jajaran yang bersedia menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menanggapi pertanyaan para perwakilan LPPD yang hadir, tentang dana pelaksanaan Pesparawi, Jadi Pane mengatakan bahwa sampai saat ini dana pelaksanaan belum diterima pihaknya. “Kami dihunjuk sebagai panitia baru beberapa minggu, namun demikian kami berharap agar pelaskanaan Pesparawi tahun 2017 bisa berjalan dengan baik, meski sampai saat ini dana belum kami terima,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua LPPD Sumut Drs Jimmy Pasaribu menyampaikan, bahwa pelaksanaan seminar dan workshop ini merupakan rangkaian menuju pelaksanaan Pesparawi 2017. “Kita barharap, agar pelaksanaan Pesparawi 2017 berjalan dengan baik,” ujarnya senada dengan Pembina Panitia Ir Ronald Naibaho MSi.(REL/MBB)

Check Also

TKW Restauli Simbolon Tewas di Malaysia, Jenazah Ditemukan Membusuk di Lemari

KampusMedan – Paya Terubong, Seorang wanita WNI bernama Santi Restauli Simbolon (25), ditemukan tewas dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *